Warga Bekerja Bakti Menambal Tanggul Yang Jebol di RW 09 Durungan

Rabu, 6 Desember 2017 10:51:10 - Oleh : Kelurahan Wates
Kerja Bakti Menambal Sementara Tanggul Yang Jebol  

Akibat hujan deras selama beberapa hari, tanggul parafet di RT 05 RW 09 Durungan rubuh sepanjang sekitar 30 meter pada Rabu dinihari (29/11). Jebolnya tanggul penahan air Sungai Serang ini langsung berdampak dengan meluapnya air sungai ke pemukiman warga, yaitu di RT 01 dan RT 02 di RW 10 Kedungdowo, serta warga di wilayah RT 05 yang berada tepat di sebelah tanggul jebol, bahkan RT 04 RW 09 Durungan yang berada di utara jalan negara. Sejumlah sekitar 30 rumah di RW 09 Durungan dan 30 rumah di RW 10 Kedungdowo terendam banjir, bahkan beberapa diantaranya mencapai ketinggian lebih dari 1 meter.

 

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Lurah Wates telah berkoordinasi dengan warga sekitar untuk melakukan penambalan tanggul yang bersifat sementara dalam mengantisipasi luapan air sungai mengingat cuaca buruk yang sewaktu-waktu bisa berlanjut. Dari hasil koordinasi bersama Ketua RW 09 Durungan, Ketua RW 10 Kedungdowo dan Ketua LPMK, maka disepakati untuk mengadakan kerja bakti pembuatan tanggul sementara pada hari Ahad (03/12).

Untuk menambal tanggul yang jebol, maka digunakan pasir sekitar 8 rit  yang diusahakan oleh warga dengan dikoordinir oleh anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo, Sudarto. Pasir dimasukkan ke dalam karung yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Kulon Progo sejumlah 1.500 buah. Sementara peralatan kerja bakti diadakan secara swadaya oleh warga serta bantuan dari beberapa pihak.

Dalam kesempatan ini, anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo, Sudarto dan Hamam Cahyadi turut hadir dan ikut dalam kerja bakti serta memberikan sejumlah bantuan. Camat Wates juga hadir di lokasi kerja bakti dengan membawa bantuan berupa makanan instan, minuman kemasan dan beberapa peralatan. Lurah Wates bersama Sekretaris Kelurahan Wates bergabung warga setempat bekerja bakti sejak pagi pukul 07.00 WIB.

Selain dilakukan secara bergotong royong oleh warga, pelaksanaan kerja bakti juga mendapat dukungan bantuan personil dari Polres Kulon Progo, Polsek Wates dan Koramil Wates, serta Karang Taruna dari Lendah. Kapolsek Wates juga tampak memantau langsung pelaksanaan kerja bakti.

Pembangunan tanggul ini bersifat sementara, paling tidak untuk meminimalisir kemungkinan meluapnya air sungai ke rumah warga. Ke depan akan diupayakan untuk dilakukan pembangunan parafet permanen yang lebih kuat, sehingga mengurangi kekhawatiran akan terjadinya banjir.      

« Kembali | Kirim | Versi cetak